About
Harjuna, mas-mas paruh baya yang tertarik pada hampir semua hal berbau komputer: nirkabel, jaringan, security, sampai homelab server. Lulusan Teknik Fisika yang entah bagaimana nyasar ingin jadi Security Engineer wannabe.
Perjalanan sistem operasi juga tidak terlalu heroik. Pernah sok kuat memakai Arch Linux dan Slackware, lalu akhirnya berlabuh ke distribusi berbasis Debian. Barangkali memang begitulah hidup: setelah cukup lama mencoba terlihat tangguh, kita memilih yang stabil dan bisa diajak kompromi.
Urip memang spaneng, maka mencoba menjalani hidup dengan ekspektasi secukupnya. Bukan agar tidak kecewa, tetapi supaya saat kecewa datang, ia tidak membawa rombongan seperti orang lamaran. Kalah bukan berarti gagal. Jare cah-cah, “durung wayahe.”.
Certified Cah Kalahan.
Sering mengaku audiophile, meski daftar lagu andalan cuma “Risalah Hati” dari Dewa dan “Always” dari Bon Jovi. Sisanya cuma usaha memberi nama keren pada kebiasaan mengulang dua lagu sampai jadi backsound kehidupan
Suka suasana selo, hujan, dan kopi ireng. Pecel lele Jogja sudah jadi pegangan sejak masih kanak-kanak, jauh sebelum mengenal konsep comfort food. Belakangan ini, hati juga terbuka untuk burger dalam berbagai bentuk dan rasa asalkan ramah kantong. Tim gedang goreng dan tahu susur tetap tidak tergantikan.
Sekarang menghabiskan waktu untuk nggresulo, ngoprek homelab, dan belajar segala hal tentang security. Tidak selalu paham. Tidak selalu menang. Tapi selama mesin kehidupan masih bisa dinyalakan dan rasa ingin tahu belum habis, rasanya masih ada yang bisa dikerjakan.